Senin, 08 Juni 2015

PERKEMBANGAN TEORI BIG BANG TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT SEKARANG



PAPER IPA 2
PERKEMBANGAN TEORI BIG BANG TERHADAP PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT SEKARANG

M. MULIANOR (0901290601)



PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ANTASARI
BANJARMASIN
2011

            


Big Bang, Ledakkan yang Menghancurkan Paham Materialisme
Gagasan Kuno Abad 19: Alam Semesta Kekal
Gagasan yang umum di abad 19 adalah bahwa alam semesta merupakan kumpulan materi berukuran tak hingga yang telah ada sejak dulu kala dan akan terus ada selamanya. Selain meletakkan dasar berpijak bagi paham materialis, pandangan ini menolak keberadaan sang Pencipta dan menyatakan bahwa alam semesta tidak berawal dan tidak berakhir.
Materialisme adalah sistem pemikiran yang meyakini materi sebagai satu-satunya keberadaan yang mutlak dan menolak keberadaan apapun selain materi. Berakar pada kebudayaan Yunani Kuno, dan mendapat penerimaan yang meluas di abad 19, sistem berpikir ini menjadi terkenal dalam bentuk paham Materialisme dialektika Karl Marx.
Para penganut materalisme meyakini model alam semesta tak hingga sebagai dasar berpijak paham ateis mereka. Misalnya, dalam bukunya Principes Fondamentaux de Philosophie, filosof materialis George Politzer mengatakan bahwa "alam semesta bukanlah sesuatu yang diciptakan" dan menambahkan: "Jika ia diciptakan, ia sudah pasti diciptakan oleh Tuhan dengan seketika dan dari ketiadaan".
Ketika Politzer berpendapat bahwa alam semesta tidak diciptakan dari ketiadaan, ia berpijak pada model alam semesta statis abad 19, dan menganggap dirinya sedang mengemukakan sebuah pernyataan ilmiah. Namun, sains dan teknologi yang berkembang di abad 20 akhirnya meruntuhkan gagasan kuno yang dinamakan materialisme ini.
Salah seorang filsuf ateis pembela utama materialism, Antony Flew, mengakui:
Banyak orang mengatakan bahwa pengakuan itu baik bagi jiwa. Karenanya saya akan memulainya dengan mengakui bahwa ateis Stratonisian dipermalukan oleh komsensus kosmologis jaman sekarang ( Big Bang ). Tampaknya para ahli kosmologi telah telah memberikan suatu bukti ilmiah… bahwa jagat raya memiliki permulaan.
Astronomi Mengatakan: Alam Semesta Diciptakan
Agar lebih mudah dipahami, alam semesta dapat diumpamakan sebagai permukaan balon yang sedang mengembang. Sebagaimana titik-titik di permukaan balon yang bergerak menjauhi satu sama lain ketika balon membesar, benda-benda di ruang angkasa juga bergerak menjauhi satu sama lain ketika alam semesta terus mengembang.

Tipe Terumbu Karang


Tiga Tipe Terumbu Karang
 
Terumbu karang dibedakan menjadi tiga tipe, yaitu terumbu karang penghalang, terumbu karang pinggiran, dan terumbu karang atol.
TERUMBU KARANG PENGHALANG
Terumbu karang penghalang (Barrier Reef ) berada jauh dari tepi laut serta terdapat saluran atau lagoon di antara terumbu karang dan tepi laut. Contohnya yang terkenal adalah The Great Barrier Reef di Austaralia.

TERUMBU KARANG PINGGIRAN
Terumbu karang pinggiran ( Fringing Reef  ) adalah tipe terumbu karang yang terbentang di pinggir pulau, dengan tidak adanya air yang memisahkan daratan dengan terumbu karang. Contoh tipe terumbu karang ini dapat ditemui di Pulau Moorea, Kepulauan Polinesia.

TERUMBU KARANG ATOL
Tipe terumbu karang ketiga ini adalah Atol. Atol adalah pulau terumbu karang yang biasanya mempunyai bagian sempit berupa karang berbentuk telapak kaki kuda dengan lagoon sebagai bagian yang dangkalnya.